Selamat dan Sukses Pelatihan Pramuwisata Muda Kota Bukittinggi dan terbitnya Perwako tentang Pedoman Pramuwisata Muda.
WELCOME TO HPI SUMBAR
Sairiang balam jo barabah
Balam lalu barabah mandi
Pucuak cimpago rang patahkan
Sairiang salam nan jo sambah
Salam lalu sambah kumbali
Salamaik Datang kami ucapkan....
Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts
02 April 2017
Pelatihan Pramuwisata Muda Kab. Pasaman Barat
HPI DPD SUMBAR mengucapkan Selamat dan Sukses Pelatihan Pramuwisata Muda Kab. Pasaman Barat dan terpilihnya Ketua DPC HPI Pasaman Barat Bro. Jhonis Muis.
29 November 2016
PESISIR SELATAN, SEMANGAT YANG TAK TERKALAHKAN
Pelatihan Pramuwisata Muda Kab. Pesisir Selatan
Pengurus dan Anggota HPI DPC Pesisir Selatan siap bergerak.
Sebagian kecil photo dan video
05 October 2016
HPI SUMBAR dalam MUNAS VI HPI di LOMBOK
MUNAS VI HPI, tanggal 3 - 6 Oktober 2016 di Lombok, NTB.
Assalaamu'alaikum WW.
Berbekal doa restu dan semangat untuk memajukan HPI Sumbar serta belajar banyak dengan para DPD HPI se Indonesia, kami Pengurus DPD Sumbar berangkat menuju Lombok. Disambut dengan sangat ramah oleh Panitia, kami sampai sudah tengah malam Waktu Indonesia Tengah. Kedatangan Delegasi HPI Sumbar apalagi Mr. Buddy (Ketua HPI Sumbar) sudah ditunggu-tunggu untuk menghidupkan suasana di HPI seluruh Indonesia, ditambah lagi penampilan Sekretaris HPI Sumbar dengan pakaian adat Minangkabau waktu itu juga sempat menjadi pusat perhatian dan pujian dari Menteri Pariwisata.
Susunan Acara :
Susunan Acara :
...
1. Sambutan Pembukaan Munas HPI - Ketua DPD NTB : DR. Ainuddin SH, MH.
"...keberhasilan HPI dalam melaksanakan peran strategisnya sebagai penyambung lidah, bagaimana menyampaikan indahnya destinasi wisata, dan berpengaruh langsung terhadap peningkatan PAD dan kemajuan ekonomi masyarakat. Keberhasilan HPI tidak terlepas dari payung hukum yang dikeluarkan oleh pemerintah yang sangat serius mendukung keberadaan HPI di Lombok Sumbawa, dan secara teknis juga sudah menyiapkan perda yang mengatur tentang organisasi dan aktivitas HPI di daerah. Begitu juga dengan peran Kementrian Pariwisata RI dalam meningkatkan SDM anggota HPI..."
- Sambutan Ketua DPP HPI, Erwan Maulana
"...Munas HPI VI adalah cermin dari dinamik organisasi yang kita cintai ini, regenerasi menunjukkan perkembangan dan perubahan ke arah yang lebih baik. Pergantian pengurus menjadi hal yang biasa dalam organisasi, yang membuat kita semakin dewasa dalam menghadapi tantangan organisasi. Target kunjungan 20 juta wisatawan yang diberikan kementrian pariwisata adalah suatu hal yang perlu kita persiapkan, siapapun nanti yang akan menjadi ketua HPI selanjutnya harus bisa bekerja sama seirama dan memperbanyak promosi, yang penting tidak gontok-gontokan di dalam, karena membuat kita lupa bekerja. Semoga ke depan organisasi HPI semakin maju dan profesional serta dapat mensejahterakan anggotanya juga masyarakat umumnya."
- Sambutan Gubernur NTB : DR. H. M. Zainul Majdi, MA.
"...Keindahan alam (Comparative Values) yang dimiliki NTB, merupakan salah satu bentuk nikmat dari Allah yang perlu disyukuri. Bentuk syukur itu salah satunya mengelola dan menyiapkan tenaga SDM yang mumpuni (Competitive Values), sehingga menjadi media juga bagi kita untuk mewujudkan KESalihan sosial. Masyarakat NTB menyambut baik pelaksanaan MUNAS HPI VI di Pulau Seribu Mesjid ini dengan tema Lombok Sumbawa Surga Wisata Halal dan Bulan Madu Dunia, yang telah mendapatkan penghargaan di Abu Dhabi tahun 2015 lalu..."
- Sambutan & Keynote Speaker Menteri Pariwisata tentang : "Pariwisata sebagai Core Economy Indonesia"
"...Pariwisata merupakan sektor yang sangat menjanjikan diantara sektor lainnya, migas(sudah tipis), industri (kalah saing dengan Asia, pertanian (lahan semakin sempit), sehingga sektor pariwisata adalah paling "tepat dan cepat" untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. Saya yakin, keseriusan Pemerintah dan DPRD setempat dengan mensupport dan kerjasama dengan seluruh pelaku pariwisata (HPI sebagai garda terdepan dalam person to person) termasuk memberikan pelatihan SDM yang kontinu kepada masyarakat tentang kesiapannya untuk menyambut tamu yang datang dengan 7 sapta pesona (Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, Kenangan serta memperkuat Place, Product, Price and Best Promotion..."
2. Laporan pertanggungjawaban dari pengurus lama, bisa diterima oleh peserta sidang.
3. Sidang Komisi tentang revisi beberapa pasal dari AD/ART termasuk keluarnya SK Menkumham tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan HPI
4. Sidang Komisi tentang PO HPI diantaranya setiap kegiatan HPI DPP,DPD dan DPC wajib untuk menyanyikan Mars HPI.
Mars HPI : Jayalah HPI, P. Sunarpadmo
Himpunan Pramuwisata Indonesia
Bersatu dalam tekad yang sama
Berperan serta membangun bangsa
Sebagai ujung tombak pariwisata
Himpunan Pramuwisata Indonesia
Mengemban tugas yang sangat mulia
Membawa warta pada dunia
Betapa indahnya Negara kita
Reff :
Satukan HPI, Padukan HPI, Sekata dan Sehati
Kembangkan HPI, Kembangkan HPI, Dalam berbakti
Majukan HPI, Majukan HPI, Majukan terus maju
Jayalah HPI, Jayalah HPI, Jayalah selalu.
*ulang dari awal
5. Peserta sidang yang terdiri dari 22 delegasi DPD di tingkat propinsi sudah memenuhi quorum untuk memutuskan suara terbanyak yang menjadi Ketua DPP HPI 2016 - 2021 adalah Bp. Sang Putu Subaya, SH, MH dari DPD HPI Bali, yang nampak sangat siap dengan visi misi, pikiran dan waktunya untuk organisasi HPI ke depan.
6. Kami mengucapkan Terimakasih kepada Panitia DPD Lombok terhadap Acara yang dikemas luar biasa sebagai bentuk partisipasi seluruh anggota dan stakeholder termasuk pemerintah yang turun langsung dihadiri oleh Menteri Pariwisata RI, Pejabat Daerah seperti Gubernur, Bupati dan WaliKota.
7. Delegasi HPI Sumbar juga tidak lupa mengucapkan terimakasih atas support doa dan dana dari Anggota, juga stakeholder HPI Sumbar yang sudah berkontribusi. Semoga Tuhan membalasnya dengan pahala.
8. Di kesempatan itu juga diserahkan hasil sertifikasi kompetensi HPI Sumbar yang sudah dilaksanakan pada bulan Juni lalu oleh Ketua LSP Pramindo.
Kawan2..Belajar dari Lombok yang sempat diberi nama Primitif Island, sekarang sudah mulai tahu dengan kekuatan yang dimilikinya. Untuk berjuang di bidang Pariwisata harus melibatkan semua pihak, butuh komitmen bersama, duduk bersama, dan berkerja sama.
Perencanaan dan pengelolaan yang matang, bagaimana penempatannya, infrastruktur, administrasi dan keamanan destinasi wisata perlu dipikirkan. Pelatihan SDM yang terus menerus disiapkan, masuk ke dunia pendidikan, pesantren dan pembinaan usaha masyarakat sudah perlu dianggarkan.
Sebuah hasil yang sudah terlihat bahwa dengan diraihnya penghargaan World Best Halal Destination setelah keluarnya pergub tentang wisata halal, maka semua lapisan masyarakat bergerak serentak tak tanggung2. Lombok yang dulunya pernah mendapat wisatawan hanya karena limpahan tamu dari Bali atau NTB (Nasib Tergantung Bali) sekarang sudah tidak lagi, berganti dengan NTB (Nasib Terang Benderang). Dengan dibukanya Destinasi Pantai2 dan pulau2 kecil yang indah dan asli, sudah menyemarakkan perekonomian dan kreatifitas masyarakat, tidak hanya wisatawan lokal tapi mancanegara sudah langsung datang ke Lombok.
Sebuah kesan yang luar biasa yang kami rasakan, juga keceriaan dan semangat teman2 HPI, semoga para pejuang pariwisata tak pernah lelah dalam bekerja "Membawa warta pada dunia, Betapa indahnya Negara kita", juga mendapat tempat di hati pemerintah dan masyarakatnya. SEMOGA.
Demikian Sekretaris HPI Sumbar melaporkan.
HARI I. Pembukaan Munas dengan pakaian adat/daerah masing-masing
Dengan Bapak Menteri Pariwisata Arief Yahya
Pakaian Daerah Minang, Sumatera Barat
2. HARI II. Laporan Pertanggungjawaban pengurus DPP lama, Sidang Komisi dan Pemilihan Ketua DPP HPI yang baru
3. Penutupan HPI, diundang oleh Walikota serta Peringatan Ulang Tahun HPI 5 Oktober.
23 November 2014
RAKERDA VII HPI DPD Sumbar
Assalaamu'alaikum WW.
Alhamdulillahirrabbil'alamin sama-sama kita ucapkan kepada Allah karena dengan Rahmat dan Karuania-Nya Acara RAKERDA VII HPI DPD Sumbar telah berlangsung dengan sukses pada tanggal 21 - 22 November 2014 di Rumah Tabuik Pasa, Kota Pariaman yang diikuti oleh Pengurus HPI DPD Sumbar dan Perwakilan dari Utusan DPC Mentawai, DPC Padang, DPC Solok, DPC Bukittinggi, DPC Agam dan DPC Pariaman.
Seperti biasanya, kita boleh bangga sebagai anggota HPI, keberadaam dan peran dan fungsi Pramuwisata yang menjadi Ujung Tombak (Duta Wisata) selalu didukung oleh Pemerintah Kota/Kabupaten setempat untuk membuka destinasi baru di daerah tempat diadakannya acara HPI. Salah satunya Acara Rakerda yang dibuka oleh Wakil Walikota Pariaman yang sangat ingin memajukan Wisata dan Ekonomi Kreatif kota Pariaman.
Acara tersebut juga disertai dengan Pelantikan Pengurus DPC kota Pariaman yang energik dan antusias.
Kami mengucapkan bertugas kepada Ketua HPI DPC Pariaman (Darmawi, S.Pd) dan terimakasih kepada Peserta dan Panitia juga seluruh pihak yang telah mendukung acara tersebut termasuk Pemko Kota Pariaman, Dinas Pariwisata, Dekranasda dan Sponsor yang telah mendukung dengan semangat acara ini.
Lewat Informasi, Semoga semua anggota HPI ke depan semakin merasakan keberadaan organisasi dan mempunyai rasa kepedulian yang tinggi terhadap HPI itu sendiri. Amin...
Wassalaamu'alaikum WW.
Sekretaris HPI Sumbar.
20 November 2014
RAKERDA HPI DPD Sumbar VII, 21 - 22 November 2014
Assalaamu'alaikum WW.
HPI DPD Sumbar memberitahukan kepada Pengurus DPD HPI Sumbar dan utusan DPC HPI se Sumatera Barat dan Peninjau untuk dapat menghadiri Acara Rakerda HPI Sumbar VII yang diadakan pada :
Hari/Tanggal : Jumat-Sabtu, 21 -22 November 2014
Lokasi : Rumah Tabuik Pasa. Kota Pariaman
Registrasi Hotel, makan malam dan sarapan , tour ke P. Angso Duo, lunch : Rp. 150.000,-
Kedatangan dari DPC-DPC merupakan angin segar dan harapan baru bagi HPI Sumbar ke depan dengan panitia yang sangat bersemangat.
Susunan Acara :
Ditunggu kehadirannya dan atas kehadiran dan partisipasinya kami ucapkan terimakasih.
Wassalaamu'alaikum WW.
Tertanda :
Ketua dan Sekretaris HPI Sumbar
HPI DPD Sumbar memberitahukan kepada Pengurus DPD HPI Sumbar dan utusan DPC HPI se Sumatera Barat dan Peninjau untuk dapat menghadiri Acara Rakerda HPI Sumbar VII yang diadakan pada :
Hari/Tanggal : Jumat-Sabtu, 21 -22 November 2014
Lokasi : Rumah Tabuik Pasa. Kota Pariaman
Registrasi Hotel, makan malam dan sarapan , tour ke P. Angso Duo, lunch : Rp. 150.000,-
Kedatangan dari DPC-DPC merupakan angin segar dan harapan baru bagi HPI Sumbar ke depan dengan panitia yang sangat bersemangat.
Susunan Acara :
RAKERDA VII DPD HPI
SUMATERA BARAT
TIME
|
ACARA
|
|
SECTION I 21 NOVEMBER 2014
|
||
19:30 –
20:00
20:00 –
22:30
22:30
|
-DINNER
-SIDANG
RAKERDA
COFFE BREAK
-LAPORAN
SIDANG
|
PANITIA
DPD HPI
PANITIA
DPD HPI
|
SECTION II 22
NOVEMBER 2014
|
||
07:00 –
07:30
07:30 -
09:30
09:30 –
10:00
10:00 –
11:00
11:00
|
BREAKFAST
SIDANG
RAKERDA
LAPORAN
HASIL SIDANG
ACARA
PENUTUPAN RAKERDA DPD HPI
MAKAN
SIANG
|
PANITIA /
HOTEL
DPD HPI
DPD HPI
PANITIA
PANITIA
|
Ditunggu kehadirannya dan atas kehadiran dan partisipasinya kami ucapkan terimakasih.
Wassalaamu'alaikum WW.
Tertanda :
Ketua dan Sekretaris HPI Sumbar
14 January 2014
PENGUMUMAN PELATIHAN GUIDE MADYA
Info
dari Budpar Provinsi Sumbar " Setelah pertemuan dengan DPD RI masukan
revisi UU no 10 thn 2009 tentang Pariwisata.
Ketua DPD HPI Sumbar mendapat intruksi supaya DPC-DPC HPI yang ada di Sumatera Barat untuk segera mengirim nama para guide Muda nya untuk diikutsertakan dalam Pelatihan Guide Madya segera di tahun 2014 ini.
Diminta Ketua DPC di SUMBAR mengirimkan nama-nama Guide Mudanya berdasarkan Quota yang di instruksikan Budpar Provinsi:
1. Kota Bukittinggi (7 orang).
2. Padang ( 6 orang).
3. Mentawai (6 orang).
4. Padang Panjang (3 orang).
5. Lima Puluh Kota (6 orang).
6. Payakumbuh (3 orang).
7. DPC HPI Solok (6 orang).
8. Sawah Lunto (3 orang).
9. Pasaman Timur (2 orang).
10. Agam (6 orang)
Para peserta Pelatihan Guide Muda yang akan mengikuti Pelatihan Guide Madya agar mempersiapkan :
- Photo copy Sertifikat Pelatihan Guide Muda.
- Surat keterangan/sertifikat Bahasa Inggris,
- No HP tetap
- Alamat lengkap.
Kirim data segera melalui DPC HPI masing-masing ke hpidpdsumbar@yahoo.com.
Nantiny a
Pelatihan Guide Madya ini akan dilaksanakan di kota Bukittinggi.
( Persiapkan diri karena tidak semua yang ikut pelatihan akan LULUS pelatihan).
Atas perhatian semua Ketua DPC HPI kami ucapkan terimakasih.
Ketua DPD HPI Sumbar : Budiman
Ketua DPD HPI Sumbar mendapat intruksi supaya DPC-DPC HPI yang ada di Sumatera Barat untuk segera mengirim nama para guide Muda nya untuk diikutsertakan dalam Pelatihan Guide Madya segera di tahun 2014 ini.
Diminta Ketua DPC di SUMBAR mengirimkan nama-nama Guide Mudanya berdasarkan Quota yang di instruksikan Budpar Provinsi:
1. Kota Bukittinggi (7 orang).
2. Padang ( 6 orang).
3. Mentawai (6 orang).
4. Padang Panjang (3 orang).
5. Lima Puluh Kota (6 orang).
6. Payakumbuh (3 orang).
7. DPC HPI Solok (6 orang).
8. Sawah Lunto (3 orang).
9. Pasaman Timur (2 orang).
10. Agam (6 orang)
Para peserta Pelatihan Guide Muda yang akan mengikuti Pelatihan Guide Madya agar mempersiapkan :
- Photo copy Sertifikat Pelatihan Guide Muda.
- Surat keterangan/sertifikat Bahasa Inggris,
- No HP tetap
- Alamat lengkap.
Kirim data segera melalui DPC HPI masing-masing ke hpidpdsumbar@yahoo.com.
Nantiny
( Persiapkan diri karena tidak semua yang ikut pelatihan akan LULUS pelatihan).
Atas perhatian semua Ketua DPC HPI kami ucapkan terimakasih.
Ketua DPD HPI Sumbar : Budiman
08 October 2013
Sertifikasi Kompetensi
Assalaamu'alaikum WW
Diberitahukan kepada semua Anggota HPI Sumbar yang sudah mengikuti Sertifikasi Kompetensi tahap II pada Bulan Juli kemarin, bahwa Sertifikat Kompetensi Pramuwisata tersebut sudah keluar dan sudah bisa diambil.
Pengambilan sertifikat tidak dapat diwakilkan dan sudah diambil paling lama satu bulan setelah pengumuman ini. Karena tanda terima akan segera dikirimkan kepada LSP Pramindo Jakarta.
Waktu Pengambilan :
Untuk di Padang : Hari kamis dan Jumat. Temui di Gedung Pascasarjana Universitas Andalas, pukul 8 -11 siang.
Untuk di Bukittinggi : Pada Hari Minggu, Senin dan Selasa di Rumah Sekretaris HPI Sumbar . Jl. Baru No. 58 Jambu Air. Bukittinggi, atau sms/call ke No. HP : 08126767560 .
Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.
Wassalaamu'alaikum WW
PENGUMUMAN
Diberitahukan kepada semua Anggota HPI Sumbar yang sudah mengikuti Sertifikasi Kompetensi tahap II pada Bulan Juli kemarin, bahwa Sertifikat Kompetensi Pramuwisata tersebut sudah keluar dan sudah bisa diambil.
Pengambilan sertifikat tidak dapat diwakilkan dan sudah diambil paling lama satu bulan setelah pengumuman ini. Karena tanda terima akan segera dikirimkan kepada LSP Pramindo Jakarta.
Waktu Pengambilan :
Untuk di Padang : Hari kamis dan Jumat. Temui di Gedung Pascasarjana Universitas Andalas, pukul 8 -11 siang.
Untuk di Bukittinggi : Pada Hari Minggu, Senin dan Selasa di Rumah Sekretaris HPI Sumbar . Jl. Baru No. 58 Jambu Air. Bukittinggi, atau sms/call ke No. HP : 08126767560 .
Wassalaamu'alaikum WW
RAKERNAS HPI XII di BALI
Assalaamu'alaikum W.W
Berawal dari keputusan DPP HPI dari Acara Rakernas HPI XI tahun lalu di Bukittinggi, maka DPD Bali dipercaya menjadi menjadi Tuan Rumah dari Rakernas HPI XII sekaligus memperingati hari Ulang tahun HPI yang 25 dengan tema : "Melalui RAKERNAS XII HPI, kita Tingkatkan Kompetensi Pramuwisata Indonesia untuk Menyongsong AFTA dan Globalisasi".
Dengan dihadiri oleh 20 DPD HPI Se Indonesia, dengan jumlah peserta lebih dari 50 orang, maka pelaksanaan Acara RAKERNAS HPI XII bisa dikatakan Sukses luar biasa, karena pelaksanaan RAKERNAS ini sudah disiapkan dengan Sounding ke instansi terkait, dan calon sponsor sejak awal tahun lalu. Banyak pelajaran yang dapat diambil dari sharing dan pengalaman pengurus DPD HPI masing-masing peserta khususnya bagi HPI DPD Sumbar.
Dari Sumbar sendiri dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris DPD HPI Sumbar yang diundang secara Resmi, serta diikuti oleh DPC Bukittinggi (Ketua), DPC Solok (Ketua dan Sekretaris), DPC Payakumbuh (Ketua dan Sekretaris), Wartawan Media Cetak sebagai Peninjau.
HPI BALI sepertinya sangat mampu menggugah semangat dari DPD lain di Indonesia untuk bisa menjadi Guide yang baik dan tidak kenal lelah dalam menyukseskan acara tersebut dengan Service Excellent serta susunan acara sbb :
Jumat, 4 Okt 2013 : Transfer in dan Registrasi peserta di Puri Dalem, Pembagian KIT RAKERNAS dilanjutkan dengan Welcome dinner
Sabtu, 5 Okt 2013 : Pembukaan dan dilanjutkan dengan Sidang Pleno
Pleno 1 (Progres Report DPP dan dilanjutkan dengan Progresss Report masing-masing DPD serta tanggapan terhadap Kinerja HPI Pusat)
Rapat Kelompok Kerja :
1. Pokja 1 tentang Kode Etik dan SOP Organisasi
2. Pokja 2 tentang Lembaga Sertifikasi Profesi, Usaha Jasa Pramuwisata, Training Centre dan Materi Pelatihan
Pleno 2 (Mendengarkan hasil Pembahasan Pokja dan menetapkan keputusan dari Pokja)
Penutupan Rakernas dan Perayaan Jubelium Perak HPI di desa Wisata Kertalangu Denpasar.
Minggu, 6 Okt 2013
Study Tour ke Desa Wisata Penglipuran, Pengusaha Perak dan Kintamani, Mengunjungi Sekretariat DPD Bali. dilanjutkan Farewell Dinner
Senin, 7 Okt 2013
Departure Transfer ke Airport.
PELAJARAN DARI BALI :
Bali, memang tidak main-main dengan Dunia Pariwisata serta segala hal yang dapat mendukung itu semua. Komitmen Pemerintah dalam hal ini sangat jelas secara Nyata kami lihat. Tidak saja dengan mengeluarkan Perda yang mendukung Pariwisata, segala yang akan menjadi gangguan cepat diatasi. Oleh sebab itu, tidak salah kalau Bali memang menjadi Role Model dari Pariwisata di Indonesia.
1. Kesiapan panitia dan team work yang solid dalam pelaksanaan Rakernas sudah dirancang bahkan sejak awal tahun.
2. Guide Resmi di Bali betul-betul mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dengan melakukan razia Guide liar, terkait Penerapan Perda No. 5 tahun 2008 tentang Pariwisata, yang dilakukan dalam tim gabungan : Satpol PP, Polisi Pariwisata, Kejaksaan, Penyidik Pegawai Negri Sipil, Dinas Pariwisata Bali dan juga DPD HPI Bali. Guide liar yang terjaring akan dibina namun jika masih ada yang melanggar sudah ada yang dijatuhi hukuman di PN.
3. Guide tidak hanya mampu menguasai bahasa asing tapi juga harus mempunyai pengetahuan dan wawasan yang luas khususnya tentang wisata, budaya dan tradisi tanah air.
4. Tidak hanya itu, pemerintah daerah Bali sangat konsern pada pengembangan nilai Seni dan Budaya Bali yang selalu diajarkan di sekolah, kemudian memberikan tempat untuk pementasan secara berkala yang diisi oleh masing-masing sekolah secara bergantian.
5. Kerjasama HPI Bali dengan Dinas Pendidikan Kota Denpasar untuk memberikan pelajaran Bahasa Asing sesuai divisi masing-masing diantaranya : Jepang, Rusia, Mandarin, Perancis, Jerman, Belanda , Korea, Italia, dll.
6. Melakukan kursus dan sertifikasi selama 1 bulan, yang digelar oleh HPI BAli bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata yang difasilitasi oleh Disparda Bali sebagai tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Bali No. 472 Tahun 2013 tentang pendataan pramuwisata yang sudah bekerja di BPW namun belum memiliki KTP Pariwisata.
7. Anggota HPI Bali yang berjumlah 6000 orang tersebut, membayar uang wajib anggota sebesar Rp 10.000,- perbulan yang dibayarkan sekali 3 tahun, pada saat perpanjangan Lisensi kartu Guide.
Bermodal itulah, maka DPD HPI Bali bisa mandiri dengan gedung sendiri dan melaksanakan kegiatan organisasi layaknya sebuah perkantoran yang selalu dikunjungi para anggota untuk keperluan perpanjangan kartu guide dll, serta pengurus dan jajarannya juga sering memenuhi undangan menghadiri acara yang hampir penuh 30 hari sebulan.
8. Pemerintah sangat memerlukan HPI, kerena tidak saja sebagai perpanjang tanganan pemerintah di bidang Pariwisata, HPI dapat membantu program pemerintah menjadi narasumber pelatihan kelompok sadar wisata dan guide lokal yang ada di masing-masing objek wisata.
9. Masyarakat Bali juga sangat sadar dengan Pariwisata. Kedatangan tamu ke Bali, sangat merasa aman dan nyaman tanpa adanya premanisme dari lahan parkir, objek wisata, rumah makan serta mau menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan wisata. Sebuah kesatuan yang luar biasa antara Pemerintah, Masyarakat serta pelaku Pariwisata .
Namun Sebelum itu kami atas nama pengurus HPI Sumbar mengucapkan terimakasih terhadap dukungan dari sponsor terhadap kegiatan HPI sebelum dan sesudahnya. Juga terimakasih yang terhingga kepada seluruh Panitia Rakernas di Bali yang dengan sabar melayani peserta seluruhnya.
Kemudian teman-teman HPI seluruh Indonesia. Semoga Pengalaman dan cerita yang luar biasa dari masing-masing daerah dan suku bangsa kita, dari Aceh hingga Papua, menjadi semakin kuat dalam aksi nyata kita dalam bekerja menuju Pariwisata Dunia.
Semoga HPI semakin Jaya.
Demikian hasil Laporan Sekretaris HPI Sumbar. dari Denpasar-Bali.
Jumpa lagi di RAKERNAS HPI XIII di Maluku.
Wassalamu'alaikum WW
Berawal dari keputusan DPP HPI dari Acara Rakernas HPI XI tahun lalu di Bukittinggi, maka DPD Bali dipercaya menjadi menjadi Tuan Rumah dari Rakernas HPI XII sekaligus memperingati hari Ulang tahun HPI yang 25 dengan tema : "Melalui RAKERNAS XII HPI, kita Tingkatkan Kompetensi Pramuwisata Indonesia untuk Menyongsong AFTA dan Globalisasi".
Dengan dihadiri oleh 20 DPD HPI Se Indonesia, dengan jumlah peserta lebih dari 50 orang, maka pelaksanaan Acara RAKERNAS HPI XII bisa dikatakan Sukses luar biasa, karena pelaksanaan RAKERNAS ini sudah disiapkan dengan Sounding ke instansi terkait, dan calon sponsor sejak awal tahun lalu. Banyak pelajaran yang dapat diambil dari sharing dan pengalaman pengurus DPD HPI masing-masing peserta khususnya bagi HPI DPD Sumbar.
Dari Sumbar sendiri dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris DPD HPI Sumbar yang diundang secara Resmi, serta diikuti oleh DPC Bukittinggi (Ketua), DPC Solok (Ketua dan Sekretaris), DPC Payakumbuh (Ketua dan Sekretaris), Wartawan Media Cetak sebagai Peninjau.
HPI BALI sepertinya sangat mampu menggugah semangat dari DPD lain di Indonesia untuk bisa menjadi Guide yang baik dan tidak kenal lelah dalam menyukseskan acara tersebut dengan Service Excellent serta susunan acara sbb :
Jumat, 4 Okt 2013 : Transfer in dan Registrasi peserta di Puri Dalem, Pembagian KIT RAKERNAS dilanjutkan dengan Welcome dinner
Sabtu, 5 Okt 2013 : Pembukaan dan dilanjutkan dengan Sidang Pleno
Pleno 1 (Progres Report DPP dan dilanjutkan dengan Progresss Report masing-masing DPD serta tanggapan terhadap Kinerja HPI Pusat)
Rapat Kelompok Kerja :
1. Pokja 1 tentang Kode Etik dan SOP Organisasi
2. Pokja 2 tentang Lembaga Sertifikasi Profesi, Usaha Jasa Pramuwisata, Training Centre dan Materi Pelatihan
Pleno 2 (Mendengarkan hasil Pembahasan Pokja dan menetapkan keputusan dari Pokja)
Penutupan Rakernas dan Perayaan Jubelium Perak HPI di desa Wisata Kertalangu Denpasar.
Minggu, 6 Okt 2013
Study Tour ke Desa Wisata Penglipuran, Pengusaha Perak dan Kintamani, Mengunjungi Sekretariat DPD Bali. dilanjutkan Farewell Dinner
Senin, 7 Okt 2013
Departure Transfer ke Airport.
Bali, memang tidak main-main dengan Dunia Pariwisata serta segala hal yang dapat mendukung itu semua. Komitmen Pemerintah dalam hal ini sangat jelas secara Nyata kami lihat. Tidak saja dengan mengeluarkan Perda yang mendukung Pariwisata, segala yang akan menjadi gangguan cepat diatasi. Oleh sebab itu, tidak salah kalau Bali memang menjadi Role Model dari Pariwisata di Indonesia.
1. Kesiapan panitia dan team work yang solid dalam pelaksanaan Rakernas sudah dirancang bahkan sejak awal tahun.
2. Guide Resmi di Bali betul-betul mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dengan melakukan razia Guide liar, terkait Penerapan Perda No. 5 tahun 2008 tentang Pariwisata, yang dilakukan dalam tim gabungan : Satpol PP, Polisi Pariwisata, Kejaksaan, Penyidik Pegawai Negri Sipil, Dinas Pariwisata Bali dan juga DPD HPI Bali. Guide liar yang terjaring akan dibina namun jika masih ada yang melanggar sudah ada yang dijatuhi hukuman di PN.
3. Guide tidak hanya mampu menguasai bahasa asing tapi juga harus mempunyai pengetahuan dan wawasan yang luas khususnya tentang wisata, budaya dan tradisi tanah air.
4. Tidak hanya itu, pemerintah daerah Bali sangat konsern pada pengembangan nilai Seni dan Budaya Bali yang selalu diajarkan di sekolah, kemudian memberikan tempat untuk pementasan secara berkala yang diisi oleh masing-masing sekolah secara bergantian.
5. Kerjasama HPI Bali dengan Dinas Pendidikan Kota Denpasar untuk memberikan pelajaran Bahasa Asing sesuai divisi masing-masing diantaranya : Jepang, Rusia, Mandarin, Perancis, Jerman, Belanda , Korea, Italia, dll.
6. Melakukan kursus dan sertifikasi selama 1 bulan, yang digelar oleh HPI BAli bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata yang difasilitasi oleh Disparda Bali sebagai tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Bali No. 472 Tahun 2013 tentang pendataan pramuwisata yang sudah bekerja di BPW namun belum memiliki KTP Pariwisata.
7. Anggota HPI Bali yang berjumlah 6000 orang tersebut, membayar uang wajib anggota sebesar Rp 10.000,- perbulan yang dibayarkan sekali 3 tahun, pada saat perpanjangan Lisensi kartu Guide.
Bermodal itulah, maka DPD HPI Bali bisa mandiri dengan gedung sendiri dan melaksanakan kegiatan organisasi layaknya sebuah perkantoran yang selalu dikunjungi para anggota untuk keperluan perpanjangan kartu guide dll, serta pengurus dan jajarannya juga sering memenuhi undangan menghadiri acara yang hampir penuh 30 hari sebulan.
8. Pemerintah sangat memerlukan HPI, kerena tidak saja sebagai perpanjang tanganan pemerintah di bidang Pariwisata, HPI dapat membantu program pemerintah menjadi narasumber pelatihan kelompok sadar wisata dan guide lokal yang ada di masing-masing objek wisata.
9. Masyarakat Bali juga sangat sadar dengan Pariwisata. Kedatangan tamu ke Bali, sangat merasa aman dan nyaman tanpa adanya premanisme dari lahan parkir, objek wisata, rumah makan serta mau menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan wisata. Sebuah kesatuan yang luar biasa antara Pemerintah, Masyarakat serta pelaku Pariwisata .
Namun Sebelum itu kami atas nama pengurus HPI Sumbar mengucapkan terimakasih terhadap dukungan dari sponsor terhadap kegiatan HPI sebelum dan sesudahnya. Juga terimakasih yang terhingga kepada seluruh Panitia Rakernas di Bali yang dengan sabar melayani peserta seluruhnya.
Kemudian teman-teman HPI seluruh Indonesia. Semoga Pengalaman dan cerita yang luar biasa dari masing-masing daerah dan suku bangsa kita, dari Aceh hingga Papua, menjadi semakin kuat dalam aksi nyata kita dalam bekerja menuju Pariwisata Dunia.
Semoga HPI semakin Jaya.
Demikian hasil Laporan Sekretaris HPI Sumbar. dari Denpasar-Bali.
Jumpa lagi di RAKERNAS HPI XIII di Maluku.
Wassalamu'alaikum WW
Tim Sumbar di Kintamani
VIDEO ON YOUTUBE https://youtu.be/2HMHOMUn_jM
25 July 2013
RAKERDA VI HPI SUMBAR, AROSUKA.
Assalaamu'alaikum W.W
Puji syukur marilah kita ucapkan kepada Allah SWT karena berkat Rahmat dan KArunia-NYa maka Acara RAKERDA VI HPI SUMBAR yang dilaksanakan di Kab. Solok telah berlangsung secara lancar dan sukses.
Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) merupakan kegiatan tahunan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPD HPI) sebagai pelaksana harian program kerja di tingkat Daerah.
Berdasarkan Anggaran Rumah Tangga HPI pasal 16 ayat 6 (enam) disebutkan bahwa: RAKERDA mempunyai maksud untuk mengadakan evaluasi terhadap laporan tahunan terhadap pelaksanaan program kerja HPI oleh Dewan Pimpinan Daerah, menetapkan keputusan-keputusan yang telah ditetapkan dalam rapat kerja daerah untuk dilaksanakan tahun berikutnya.
RAKERDA diselenggarakan setiap tahun atau sekurang kurangnya sekali dalam 2 ( dua ) tahun. Rapat Kerja Daerah HPI dihadiri oleh Dewan Pimpinan Cabang yang ada atau sebutan lain sesuai dengan kondisi daerah.( ART HPI Bab IX pasal 20 ayat 2).
Laporan pertanggungjawaban yang disampaikan secara detil dan transparan diterima oleh Peserta rapat, serta setelah sidang Komisi, rapat merumuskan 10 buah program yang akan dilaksanakan oleh Pengurus HPI Sumbar yang akan diteruskan Oleh DPC setahun ke depan.
PELAKSANAAN RAKERDA VI HPI SUMBAR
1. Latar Belakang dan Tujuan
2. Laporan Bidang Kesekretariatan
3. Laporan Kegiatan dan Keuangan
4. Laporan sekaligus Tanggapan Perwakilan DPC HPI Se-Sumatera Barat
5. Rekomendasi Program kerja DPD HPI Sumbar 2014 sebagai berikut :
1. Bahwa Setiap Keputusan DPD harus diketahui atau berasal dari Rapat Pengurus atau RAKERDA.
2. Masing-masing DPC membuat Blog yang berisi Kegiatan serta Data Anggota HPI masing-masing.
3. Masing-masing DPC mengurus Kesbanglinmas tentang keberadaan HPI di daerah.
4. DPC melakukan Hearing dengan DPRD setempat tentang Pentingnya PERDA PARIWISATA
5. Yang berhak mengambil Iuran anggota adalah DPC, dan iuran kepada DPD sebanyak
Rp. 100.000,- pertahun untuk tahap awal.
6. Seragam HPI Sumbar adalah baju berkrah berwarna Biru dengan lambang HPI. Adapun seragam tambahan dari sponsor dibolehkan dengan memberi space yang kecil pada lengan kiri atau krah kiri baju.
7. Pada saat bertugas menggunakan Tanda Pengenal yang berisi Photo terbaru, No. sertifikasi yang ada, serta data lain yang sudah baku. KTA Nasional menyusul.
8. Masing-masing DPC mendata semua anggota dan melakukan Pelatihan/Penyegaran bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Instansi terkait.
9. Melakukan pembinaan kepada Guide yang belum resmi.
10. Bersama-sama Meningkatkan kualitas SDM serta kunjungan Wisata Daerah masing-masing, sesuai Kode Etik Pariwisata Dunia.
Dari 6 DPC di Sumatera Barat telah dihari oleh Utusan dari 4 DPC di Sumbar, yang menjadikan Acara RAKERDA tersebut sudah mencapai Quorum. Sidang dipimpin oleh Ketua DPC Solok : Budi Fitra Helmi dan Ketua DPC Padang : Arlan Dikusnata. Sebelum sidang dilakukan Senam Otak yang dipimpin oleh Ketua Panitia Pelaksana, Bp. Hendrianto.
Kami mengucapkan terimakasih kepada Panitia dalam hal ini Kab. Solok telah memberikan tempat dan fasilitas demi suksesnya acara RAKERDA dan merancang Program Kerja ke depan.
Tak lupa juga kami mengucapkan terimakasih kepada Bupati Solok Bp. Syamsu Rahim atas atensinya kepada HPI dalam memajukan Pariwisata, khususnya Daerah Sumatra Barat dan juga Terimakasih juga kepada Kepala Dinas Pariwisata Kab. Solok, Bp. Djasman yang memberikan masukan dan harapan demi tumbuhnya SDM di bidang Guide yang akan mempromosikan Daerah Wisata masing-masing kepada tamu Lokal dan Mancanegara.
Acara RAkerda diakhiri dengan Buka bersama di Rumah Dinas Bupati Kab. Solok yang juga dihadiri oleh Uni Uda dan Anggota DPC Solok lainnya.
Acara ditutup pukul 08.00 malam dengan membawa harapan yang semakin terbuka di masa datang.
Semoga.
Wassalaamu'alaikum WW.
Puji syukur marilah kita ucapkan kepada Allah SWT karena berkat Rahmat dan KArunia-NYa maka Acara RAKERDA VI HPI SUMBAR yang dilaksanakan di Kab. Solok telah berlangsung secara lancar dan sukses.
Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) merupakan kegiatan tahunan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPD HPI) sebagai pelaksana harian program kerja di tingkat Daerah.
Berdasarkan Anggaran Rumah Tangga HPI pasal 16 ayat 6 (enam) disebutkan bahwa: RAKERDA mempunyai maksud untuk mengadakan evaluasi terhadap laporan tahunan terhadap pelaksanaan program kerja HPI oleh Dewan Pimpinan Daerah, menetapkan keputusan-keputusan yang telah ditetapkan dalam rapat kerja daerah untuk dilaksanakan tahun berikutnya.
RAKERDA diselenggarakan setiap tahun atau sekurang kurangnya sekali dalam 2 ( dua ) tahun. Rapat Kerja Daerah HPI dihadiri oleh Dewan Pimpinan Cabang yang ada atau sebutan lain sesuai dengan kondisi daerah.( ART HPI Bab IX pasal 20 ayat 2).
Laporan pertanggungjawaban yang disampaikan secara detil dan transparan diterima oleh Peserta rapat, serta setelah sidang Komisi, rapat merumuskan 10 buah program yang akan dilaksanakan oleh Pengurus HPI Sumbar yang akan diteruskan Oleh DPC setahun ke depan.
PELAKSANAAN RAKERDA VI HPI SUMBAR
1. Latar Belakang dan Tujuan
2. Laporan Bidang Kesekretariatan
3. Laporan Kegiatan dan Keuangan
4. Laporan sekaligus Tanggapan Perwakilan DPC HPI Se-Sumatera Barat
5. Rekomendasi Program kerja DPD HPI Sumbar 2014 sebagai berikut :
1. Bahwa Setiap Keputusan DPD harus diketahui atau berasal dari Rapat Pengurus atau RAKERDA.
2. Masing-masing DPC membuat Blog yang berisi Kegiatan serta Data Anggota HPI masing-masing.
3. Masing-masing DPC mengurus Kesbanglinmas tentang keberadaan HPI di daerah.
4. DPC melakukan Hearing dengan DPRD setempat tentang Pentingnya PERDA PARIWISATA
5. Yang berhak mengambil Iuran anggota adalah DPC, dan iuran kepada DPD sebanyak
Rp. 100.000,- pertahun untuk tahap awal.
6. Seragam HPI Sumbar adalah baju berkrah berwarna Biru dengan lambang HPI. Adapun seragam tambahan dari sponsor dibolehkan dengan memberi space yang kecil pada lengan kiri atau krah kiri baju.
7. Pada saat bertugas menggunakan Tanda Pengenal yang berisi Photo terbaru, No. sertifikasi yang ada, serta data lain yang sudah baku. KTA Nasional menyusul.
8. Masing-masing DPC mendata semua anggota dan melakukan Pelatihan/Penyegaran bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Instansi terkait.
9. Melakukan pembinaan kepada Guide yang belum resmi.
10. Bersama-sama Meningkatkan kualitas SDM serta kunjungan Wisata Daerah masing-masing, sesuai Kode Etik Pariwisata Dunia.
Dari 6 DPC di Sumatera Barat telah dihari oleh Utusan dari 4 DPC di Sumbar, yang menjadikan Acara RAKERDA tersebut sudah mencapai Quorum. Sidang dipimpin oleh Ketua DPC Solok : Budi Fitra Helmi dan Ketua DPC Padang : Arlan Dikusnata. Sebelum sidang dilakukan Senam Otak yang dipimpin oleh Ketua Panitia Pelaksana, Bp. Hendrianto.
Kami mengucapkan terimakasih kepada Panitia dalam hal ini Kab. Solok telah memberikan tempat dan fasilitas demi suksesnya acara RAKERDA dan merancang Program Kerja ke depan.
Tak lupa juga kami mengucapkan terimakasih kepada Bupati Solok Bp. Syamsu Rahim atas atensinya kepada HPI dalam memajukan Pariwisata, khususnya Daerah Sumatra Barat dan juga Terimakasih juga kepada Kepala Dinas Pariwisata Kab. Solok, Bp. Djasman yang memberikan masukan dan harapan demi tumbuhnya SDM di bidang Guide yang akan mempromosikan Daerah Wisata masing-masing kepada tamu Lokal dan Mancanegara.
Acara RAkerda diakhiri dengan Buka bersama di Rumah Dinas Bupati Kab. Solok yang juga dihadiri oleh Uni Uda dan Anggota DPC Solok lainnya.
Acara ditutup pukul 08.00 malam dengan membawa harapan yang semakin terbuka di masa datang.
Semoga.
Wassalaamu'alaikum WW.
Subscribe to:
Posts (Atom)





