WELCOME TO HPI SUMBAR

Sairiang balam jo barabah

Balam lalu barabah mandi
Pucuak cimpago rang patahkan
Sairiang salam nan jo sambah
Salam lalu sambah kumbali
Salamaik Datang kami ucapkan....

09 August 2012

PERSIAPAN GUIDE RESMI MENYAMBUT LEBARAN DI TAMAN PANORAMA DAN LOBANG JEPANG

Assalaamu'alaikum WW.

Kamis, 9 Agustus 2012. Di Kantor Kepala Dinas dan Kebudaayn Pariwisata Bukittinggi, pengurus HPI Sumbar diundang untuk menyampaikan Informasi kepada Para Anggota HPI yang berada khusus di Taman Panorama dan Lobang Jepang untuk bersiap-siap menyambut membludaknya tamu pada saat lebaran, serta langkah-langkah apa yang akan dilakukan Budpar bekerjasama dengan anggota HPI, Para Pedagang, Polisi Pariwisata dan pihak terkait dalam menyambut moment Lebaran tersebut untuk menciptakan Sapta Pesona Pariwisata yaitu : AMAN, TERTIB, BERSIH, SEJUK, INDAH, RAMAH, dan KENANGAN betul-betul terlaksana.

Rapat kali ini dikhususkan kepada Guide saja, nantinya secara khusus juga mengundang pihak terkait untuk membahas masalah dan pemecahannya masing-masing. Rapat ini dihadiri oleh Kabid Pariwisata, Kabid Museum dan Peninggalan Sejarah dan Kasi Usaha dan Industri Pariwisata, sedianya juga mengundang Ranting HPI Panorama namun karena tidak ada maka diwakilkan saja informasinya kepada Ketua HPI Sumbar yang masih menjabat Ketua HPI Bukittinggi yaitu Budiman.

Budpar melihat diantara banyaknya Objek Pariwisata di Bukittinggi, Taman Panorama dan Lobang Jepang mendapat perhatian yang serius dikarenakan banyak komplain yang datang disebabkan adanya guide yang tidak resmi/liar yang mengganggu pelayanan terhadap tamu selama ini.



Setelah diskusi yang alot, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya :
1. Setiap Guide yang bertugas di taman Panorama dan Lobang Jepang haruslah Guide Resmi dan memakai Baju Seragam HPI (Hitam).
2. Setiap guide resmi diberikan Kokarde Resmi untuk jangaka waktu tertentu dan nantinya diserahkan  oleh Kadisbudpar Bukittinggi, untuk itu harus menyerahkan Foto 4x6 sebanyak 3 lembar untuk mempermudah pembuatan jadwal guiding.
3. Memberikan tempat bagi guide secara bergiliran memandu tamu agar tidak berebut.
4. Disediakannya Meja buat Koordinator Guide dan Polisi Pariwisata untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
5. Tidak ada lagi perantara di bagian loket karcis.
6. Penertiban Pedagang.
7. Penertiban Tempat dan Harga Parkir.
dll

Demikianlah INFO KALI INI, agar dapat diperhatikan dengan seksama.
Mohon para pemuda setempat untuk dapat mendukung hal ini demi kemajuan PARIWISATA KITA.

Wassalaamu'alaikum WW.



No comments:

Post a Comment